Rabu, 03 Oktober 2012

[Android Game] Where's My Water ver. 1.8.1


WHERE'S MY WATER IS THE HIT DISNEY APP! NOW WITH OVER 160 LEVELS!
SWAMPY’S STORY


What's New

What's in this version:
HAPPY BIRTHDAY SWAMPY! Celebrate with Swampy and his pals! Look for a special gift on the main menu and help Swampy blow out the candle on his birthday cake!
The Lost Levels are getting bigger – now with 10 more levels for FREE! Also if you purchased the Mystery Duck mode enjoy 40 more levels. That’s over 140 levels in the Mystery Duck mode with more on the way.
Swampy the Alligator lives in the sewers under the city. He is a little different from the other alligators — he’s curious, friendly, and loves taking a nice long shower after a hard day at work. The other alligators have damaged his plumbing and disrupted the water flow. Help Swampy by guiding water to his shower! In Swampy’s Story, play eight themed chapters over 160 levels. Collect Swampy’s ducks and shower items to unlock new puzzles and bonus levels. FREE levels are added to Swampy’s Story regularly!
MEET CRANKY!
Cranky is the toughest alligator around and he has worked up an appetite from sabotaging Swampy’s water supply. He eats anything, especially all the rotting and disgusting junk found in the dumps and sewers. Cranky will not eat vegetables however, and now his food is covered with vegetable-like algae. Use the dirty purple water to clean off Cranky’s plate so he can eat!
Where’s My Water? is a challenging physics-based puzzler complete with vibrant graphics, intuitive controls, and a sensational soundtrack. To be successful, you need to be clever and keep an eye out for algae, toxic ooze, triggers, and traps.
• TWO STORIES — TWO SEPARATE GAMES — MORE THAN 200 TOTAL PUZZLES — FREE UPDATES TO SWAMPY’S STORY!
Swampy’s Story
The fun is just beginning. The story of Swampy unfolds as you play. Swampy’s cute, he’s funny, he just wants to take a shower with his beloved rubber ducky. In Swampy’s Story, play seven themed chapters over 140 levels. Collect Swampy’s ducks and shower items to unlock new puzzles and bonus levels. FREE levels are added to Swampy’s Story regularly!
Cranky’s Story
Cranky is the toughest alligator around and so are his puzzles! Play the first two chapters across 40 levels and test your puzzle solving skills with Cranky’s Challenge. Cranky’s Challenge is a game within a game. Four unique puzzles packs with 16 total levels for the most-skilled puzzle solvers. Humorous story moments and richly-detailed graphics bring this subterranean world to life! Check for updates often.
• AMAZING LIFELIKE FLUID PHYSICS
Go with the flow! Swipe, slosh, and splash to guide fresh water, dirty water, and ooze through increasingly challenging scenarios.
• COLLECTIBLES, CHALLENGES, AND BONUS LEVELS
Collect Swampy’s shower items and complete Cranky’s Challenge to unlock bonus levels. “Tri-Duck” each chapter and tap around for secret levels and even more surprises! Visit www.facebook.com/WheresMyWater for more hints, tips and secrets.
Every drop counts in Where’s My Water? — A refreshing puzzler filled with good clean gaming fun!

Rabu, 25 April 2012

Onomatope


Di timeline twitter hari ini, tiba-tiba muncul pertanyaan kenapa senjata di luar negeri bunyinya 'bang bang' sedang di Indonesia bunyinya 'dor dor'. Menarik, secara gw sering penasaran dengan hal-hal nggak penting kaya gini. Hal ini disebut dengan onomatope/ onomatopoeia. Artinya kurang lebih tiruan suara atau bunyi.

Lalu, kenapa bisa berbeda antara satu negara dengan negara yang lain? Menurut analisis gw sendiri, perbedaan itu karena adanya perbedaan bahasa, logat dan dialek. Dengan perbedaan bahasa, berbeda pula cara pengucapan tiap abjad yang ada. Misalnya, huruf 'k' dalam bahasa Indonesia dibaca sebagai 'ka', sedangkan dalam bahasa Inggria, dibaca 'kei'. Otomatis, hal ini berpengaruh juga pada pendengaran masing-masing orang. Istilah gampangnya 'telinganya beda'.
.
Menarik untuk mencari tahu pengucapan beberapa bunyi yang berbeda-beda di negara-negara tertentu. Beberapa terdengar lucu, beberapa tak masuk akal, sementara yang lain terdengar wajar.

Beberapa contohnya:
Suara anjing dalam bahasa Inggris: 'woof woof', dalam bahasa Indonesia: "guk guk", dalam bahasa Jepang: 'wan wan'.
Suara bebek dalam bahasa Inggris: 'quack quack', dalam bahasa Indonesia: 'kwek kwek, dalam bahasa Jepang: 'ga ga'.
Suara senapan dalam bahasa Inggris: 'bang bang', dalam bahasa Indonesia: 'dor dor', dalam bahasa Belanda: 'dur dur'.
Suara ayam dalam bahasa Inggris: 'cock a doodlee doo', dalam bahasa Indonesia: 'kukuruyuk'.

Masih banyak contoh lainnya yang mungkin terdengar sedikit aneh. Yang masih penasaran silahkan googling sendiri.

Selasa, 10 April 2012

[Android Game] Where is my water

WHERE'S MY WATER IS THE HIT DISNEY APP! NOW WITH OVER 160 LEVELS!
SWAMPY’S STORY
Swampy the Alligator lives in the sewers under the city. He is a little different from the other alligators — he’s curious, friendly, and loves taking a nice long shower after a hard day at work. The other alligators have damaged his plumbing and disrupted the water flow. Help Swampy by guiding water to his shower! In Swampy’s Story, play eight themed chapters over 160 levels. Collect Swampy’s ducks and shower items to unlock new puzzles and bonus levels. FREE levels are added to Swampy’s Story regularly!
MEET CRANKY!
Cranky is the toughest alligator around and he has worked up an appetite from sabotaging Swampy’s water supply. He eats anything, especially all the rotting and disgusting junk found in the dumps and sewers. Cranky will not eat vegetables however, and now his food is covered with vegetable-like algae. Use the dirty purple water to clean off Cranky’s plate so he can eat!
Where’s My Water? is a challenging physics-based puzzler complete with vibrant graphics, intuitive controls, and a sensational soundtrack. To be successful, you need to be clever and keep an eye out for algae, toxic ooze, triggers, and traps.
• TWO STORIES — TWO SEPARATE GAMES — MORE THAN 200 TOTAL PUZZLES — FREE UPDATES TO SWAMPY’S STORY!
Swampy’s Story
The fun is just beginning. The story of Swampy unfolds as you play. Swampy’s cute, he’s funny, he just wants to take a shower with his beloved rubber ducky. In Swampy’s Story, play seven themed chapters over 140 levels. Collect Swampy’s ducks and shower items to unlock new puzzles and bonus levels. FREE levels are added to Swampy’s Story regularly!
Cranky’s Story
Cranky is the toughest alligator around and so are his puzzles! Play the first two chapters across 40 levels and test your puzzle solving skills with Cranky’s Challenge. Cranky’s Challenge is a game within a game. Four unique puzzles packs with 16 total levels for the most-skilled puzzle solvers. Humorous story moments and richly-detailed graphics bring this subterranean world to life! Check for updates often.
• AMAZING LIFELIKE FLUID PHYSICS
Go with the flow! Swipe, slosh, and splash to guide fresh water, dirty water, and ooze through increasingly challenging scenarios.
• COLLECTIBLES, CHALLENGES, AND BONUS LEVELS
Collect Swampy’s shower items and complete Cranky’s Challenge to unlock bonus levels. “Tri-Duck” each chapter and tap around for secret levels and even more surprises! Visit www.facebook.com/WheresMyWater for more hints, tips and secrets.
Every drop counts in Where’s My Water? — A refreshing puzzler filled with good clean gaming fun!

Download Link

edit: update link

Budget traveler itu kasihan?


Hari ini, di twitter ada yang tanya kepada seorang travel writer “bagaimana kita harus menyikapi kalau ada yang berpendapat budget traveler itu ‘kasian’”. Gw sendiri jadi gatal pingin berkomentar meski bukan gw yang ditanya. Jadi, di sinilah gw mau menumpahkan uneg-uneg.

Sebenarnya, menurut gw pribadi sih, budget traveler bukanlah orang yang patut dikasihani. Baik budget traveler karena emang pelit, emang dia pinginnya begitu, atau emang karena ga punya duit. Percaya deh, traveling hemat itu bakal dapat pengalaman jauh lebih banyak. Dan itu yang bikin kita lbih ‘kaya’.

Kita bisa lebih berbaur lebih baik dengan masyarakat sekitar, maupun dengan traveler lain. Dan hal ini akan banyak membawa pengalaman dan petualangan baru. Traveling hanya sekedar ‘melihat’ tempat tujuan malah sama sekali nggak berkesan buat gw.

Contohnya, pernah nih waktu di Penang, seharian ambil city tour. Dan seperti biasa, jadwal tour dikemas padat. Hasilnya, baru setahun tapi ga ada kesan yang nempel di gw. Bahkan gw sudah lupa waktu itu kemana aja. 

Pernah waktu di Changi, gw ketemu serombongan oom dan tante asal yang kesulitan cari jalan keluar. Ternyata, karena baru sekali ini pergi sendiri. Biasa sih dengan rombongan tur, jadi tahu-tahu sampai di tujuan.

Saudara yang pernah pergi ke Korea, waktu ditanya kesannya cuma “Dingin, khan pas salju.” Jauh-jauh ke Korea cuma dapat kesan salju itu dingin? Ternyata disana cuma keliling mall-hotel-tempat wisata dengan jadwal padat ala tur mahal.

Seorang teman yang pernah ke Singapore berkali-kali bilang bosan karena cuma itu-itu aja isinya. Ternyata dia belum pernah merasakan enaknya chestnut panggang di Chinatown, serunya beli Turkish ice cream di Clarke Quay, atau hampir tepar kecapekan karena kebanyakan jalan dan tersesat di stasiun MRT. Soalnya semua serba terjamin dengan tinggal di hotel mewah di Orchard, kemana-mana naik taxi, makan di mall atau di restoran mahal.

Seorang blogger asal Singapore yang pernah beberapa kali ke Thailand, ternyata belum pernah nyobain nikmatnya street food di Bangkok atau Phuket, atau bahkan sekedar melihat Khaosan road.. Trus ngapain aja di Thailand? Keliling tempat wisata, mall, dan hotel. Sudah, itu aja.

Seorang teman yang membuat program tur murah, 1,25jt belum include tiket pesawat untuk 3 hari 2 malam, tempat tujuannya cuma wat arun, reclining Budha, dan pattaya dengan hari efektif cuma sehari aja. Dengan jumlah uang yang sama, gw dulu di Bangkok 3 malam, makan sampai kekenyangan tiap hari, dan belanja. Kok bisa? Karena gw tidur di hotel murah, makan murah, dan kemana-mana naik bus atau jalan kaki.

Padahal  menurut gw, street food Thailand enak, murah dan top banget. Mulai sosis (nggak halal) gedhe seharga 10 bath, barbeque cumi-cumi saos pedas 25 bath, crab stick super gedhe 10 bath, dan banyak lagi. Gw bahkan sudah nemu penjual thai tea super enak di Bangla road Phuket karena nggak sengaja lewat pas kehausan karena kebanyakan jalan. Juga dapat sandal jepit doraemon yang enak dipake, cute dan murah di 7-11 yang nyelip di tengah-tengah Khaosan Road.

Bukan cuma itu, karena budget traveling ke Semarang, gw jadi tahu kalau ada kereta  api bisa berhenti di tengah sawah karena penumpangnya mau turun. Rasanya persis kaya naik angkot. Atau waktu gw naik motor main ke Jogja, gw jadi mendapati di salah satu gerai bakpia harganya beda antara bermobil, bermotor, dan berbecak. Sekedar informasi, bermotor dapat harga paling murah. dan waktu ke Jogja berikutnya naik kereta, otomatis gw harus sering jalan kaki, karena itu gw mendapati banyak yang menyewakan jasa charge handphone seharga 2000 rupiah di pinggir jalan. Kreatif juga caranya cari duit.

Jadi, kalau kebetulan kamu seorang budget traveler, ga usah dipikirin apa kata orang. Yang penting sih kamu senang, nyaman, bisa menikmati, ya sudah. Toh masing-masing cara traveling ada keuntungan dan kerugiannya sendiri.

Selasa, 20 Maret 2012

[Android Game] Cut The Rope



Cut the Rope, catch a star, and feed Om Nom candy in this award-winning game!
The long-awaited hit game has finally arrived at Android! Join MORE THAN 60 MILLION PEOPLE who have already played this game and gave it an average rating of 4.81 (out of 5)!

The little monster Om Nom is hungry and the only thing standing between him and a full belly is you – that is your help cutting the ropes that hold the candy he wants. Swipe your finger across the ropes to release the delicious bundles into his mouth. But don’t forget to collect the stars and break the bubbles along the way – easier said than done when enemies and obstacles await!

Cut the Rope is an award-winning mobile game from ZeptoLab, was an instant phenomenon in the iOS App Store reaching the #1 spot globally, and continues to gain popularity as it makes its way onto Android.



Review:
Game ini lumayan asyik buat mengisi waktu luang. Dalam tiap chapternya ada 20 level yang harus diselesaikan. pada level-level awal, masih terasa gampang dan simple. semakin tinggi level yang kita mainkan tentunya akan semakin rumit. Tetapi meskipun pada beberapa level cukup rumit dan memeras otak, tetapi sejauh ini - saya baru sampai chapter kedua- selalu ada cara untuk mendapatkan 3 bintang di tiap levelnya.

Nb. Karakter game ini imut banget.. >o<  Gyaaak~~ Nom Nom Nom~~

Senin, 19 Maret 2012

[Android Game] Train Conductor 2 USA




Take control over locomotives barreling through famous American locations. It's all about quick decisions and strategy as you guide trains to their destination while avoiding disastrous collisions! Simply drag each train to the correct track with the swipe of a finger.

Download Link

Review:
Inti game ini, kita diminta menempatkan kereta pada jalur yang benar. Tentunya tanpa mengakibatkan kecelakaan saat kita memindah-mindahkan rangkaian gerbong kereta yang salah jalur tersebut. Pada awal-awal permainan di mode classic, mungkin terasa sedikit membosankan, tetapi semakin lama semakin seru, bahkan sedikit memusingkan.


Pertama kali bermain, ada level tutorial, yang seperti biasa, mengajarkan dasar-dasar permainan. Lewat level tutorial, hanya satu map dan hanya tersedia classic mode. Untuk membuka map berikutnya, ada jumlah minimal kereta yang harus kita antarkan dengan selamat di classic mode. Untungnya, jumlah yang diperlukan merupakan akumulasi dari seluruh classic game yang telah kita mainkan. Sedangkan untuk membuka challenge mode, kita dituntut untuk membuka semua map yang ada lebih dulu.


Game ini lumayan asyik untuk dimainkan. Pada dasarnya hanya dibutuhkan kejelian dan kecepatan tangan untuk memainkan classic mode-saya belum memainkan seluruh map, jadi belum bisa memainkan challenge mode.

Rabu, 18 Januari 2012

Jangan biarkan berlarut-larut

Ada sebuah quote menarik:

“Humans are not the only animals with character, rational thought and problem-solving skills — those qualities are not reserved for humans alone. Like humans, animals experience emotions like sadness, happiness, as well as despair. Humans are not the only ones who experience mental and physical pain; if we accept all of this, we’ll become less arrogant.”


Lebih dari satu kali, gw mendapatkan bbm yang berisi foto diatas, seekor anjing, dengan mulut hancur. Disitu disertakan sebuah cerita, bahwa mulut anjing tersebut hancur karena perbuatan anak-anak yang bermain dengan mercon. Jadi, anak-anak tersebut memasukkan mercon ke dalam mulut si anjing, lalu mengikat mulutnya supaya tidak bisa diludahkan kembali. Meledaklah mercon itu dan tentu saja menghancurkan mulut anjing tersebut. Si anak, menganggap ini hanyalah kesenangan sesaat, kembali bermain tanpa perduli keadaan anjing tersebut.

Si anjing, tentu saja menderita setengah mati. Bayangkan bagaimana sakitnya jika seseorang memasukkan mercon ke mulut kita, dan mercon tersebut meledak. Anggap saja imajinasi gw berlebihan, tp terpikir bagaimana takutnya anjing tersebut saat dia tidak dapat meludahkan benda asing di mulutnya karena terikat erat. Mungkin, anjing itu mendekat karena ingin bermain-main dengan mereka, tetapi malahan diperlakukan seperti itu. Atau mungkin juga mereka sengaja mengejar anjing tersebut saat satu-satunya kesalahannya adalah lewat di tempat yang salah dan bertemu dengan orang-orang yang salah. Bayangkan bagaimana perihnya, saat jari kita terluka, dan pikirkan bahwa yang dirasakan oleh anjing tersebut mungkin 100 kali lebih menyakitkan.

Yah, gw sendiri tidak tahu kebenaran cerita diatas, tetapi foto yang disertakan cukup menjadi bukti bahwa anjing itu, entah bagaimana, entah mengapa telah dilukai oleh seseorang. Gw termasuk orang yang percaya, bahwa seekor binatang hampir tidak mungkin salah. Jika mereka menyerang atau merusak sesuatu, akar permasalahannya akan kembali pada perbuatan kita manusia.

Ada cerita seekor anjing di jakarta menyerang anak majikannya yang masih bayi.  Si anjing, tentu saja ditembak mati. Orang-orang, tentu saja menyalahkan anjing tersebut. Tetapi bagaimana dengan kondisi hidup anjing itu selama ini? Dia dipelihara di atap rumah,tempat jemuran. Hujan kehujanan, panas kepanasan. Tidak terurus, kurus, bahkan tulang-tulangnya sampai menonjol. Hampir bisa dipastikan dia sangat jarang berinteraksi dengan manusia. Apa salah kalau akhirnya dia jadi buas?

Gw juga ada cerita, seorang pria paruh baya, membeli jenis anjing yang sama dengan cerita diatas. Pria tersebut tinggal sendirian, hanya berdua dengan anjingnya. Dia juga sangat menyayangi anjing tersebut. Suatu hari, tetangganya merasa heran, karena sudah beberapa hari pria tersebut tidak terlihat keluar rumah. Karena curiga, si tetangga menghubungi saudara pria tersebut, dan singkat kata, mereka masuk ke rumah itu. Apa yang mereka temukan? Mereka menemukan pria itu sudah tidak bernyawa, dan si anjing menangis sambil terus-menerus menjilati wajahnya seakan berusaha membangunkan tuannya. Dan pada akhirnya, diketahui pria tersebut sudah meninggal sekitar 3 hari sebelum ditemukan. Terbayang betapa laparnya 3 hari tidak makan untuk si anjing? Tetapi anjing tersebut tidak memakan jasad tuannya, bahkan terus berusaha membangunkannya. Secara logika, mungkin ada yang berpikir bahwa si anjing berusaha membangunkan untuk minta makan, dan bukan menangisi tuannya. Mungkin juga, tetapi faktanya toh, si anjing tetap tidak menyantap daging yang ada di hadapannya. :p

Kedua cerita diatas kisah nyata. Dengan anjing dari jenis yang sama. Jenis yang disebut-sebut paling ganas dan jahat. Tetapi kenapa ceritanya begitu berbeda? Menurut gw, karena mereka mendapatkan perlakuan yang berbeda dari majikannya. Seperti manusia, binatang juga dapat merasakan ikatan dengan orang-orang yang menyayanginya. Mereka juga punya perasaan. Yah, sangat mungkin pendapat gw ternyata subjektif, mengingat gw seorang yang menyukai binatang. Mungkin opini gw bias, karena kesukaan gw terhadap binatang.  

Masih menurut gw, akhir-akhir ini, rasa sayang dan peduli manusia terhadap makhluk hidup lain cenderung menurun drastis. Lihat bagaimana kejamnya perlakuan terhadap anjing di foto itu. Lihat bagaimana anak-anak semakin susah menghargai seekor binatang. Gw pernah lihat seekor anak mengejar dan menendang-nendang seekor kucing liar. Saat gw tegur, si anak cuma senyum-senyum.  Gw pernah melihat sebuah artikel, dimana seekor kucing jalanan dipotong kakinya oleh seseorang entah untuk tujuan apa. Gw juga pernah menemukan sebuah video dimana seekor anak kucing, diinjak-injak memakai high heels sampai mati. Juga ada foto, dimana seekor anjing, dimasukkan dalam karung sampai sebatas leher, dengan mulut terikat, dan tatapan kosong yang tampak sedih.

Tidak perlu saling tuding untuk mencari siapa yang salah. Tidak perlu menyalahkan kenakalan anak-anak, kurang pendidikan, atau orang tua yang tidak pedulian. Yang perlu dan bisa kita lakukan, adalah memperbaiki keadaan. Kita bisa memberikan pengertian dan menegur saat melihat perlakuan yang salah di sekitar kita. Orang tua juga bisa memberikan pengertian sejak dini kepada anak-anaknya. Ajari anak-anak kecil untuk menyayangi, atau paling tidak menghargai mahkluk hidup lain. Tidak semua orang suka binatang, tetapi kita tidak harus menyakiti dan mengusik apa yang tidak kita sukai bukan? Karena bukan tidak mungkin, jika saat ini kita membiarkan mereka semena-mena terhadap binatang, suatu saat mereka akan melakukan hal yang sama kepada kita atau orang lain.